SELAMATKAN INDONESIA

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Cirebon, 21 Januari 2018

Kepada Yth

Para Pimpinan Partai Gerindra, PAN, PKS

Di

Tempat

Assalaamu’alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh.

Para pimpinan partai yang terhormat,

Saya tulis surat ini, karena kecemasan dan kegeraman terhadap informasi yang saya terima hari ini.

Bapak ketua MPR Zulkifli Hasan, dalam orasinya di kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya, menyatakan bahwa telah 5 fraksi yang setuju dengan adanya LGBT di Indonesia. Dan telah 8 fraksi yang setuju, miras dijual ke warung-warung (bila ini betul, berarti salah satu diantara anda, setuju dengan penjualan miras tersebut).

Para pimpinan partai yang terhormat,

Dengan informasi diatas dan melihat kenyataan saat ini di Indonesia, akan amburadulnya ekonomi bangsa ini, yang mencapai puncaknya dengan kelaparan di Papua dan kekuatan hegemoni China di Indonesia, apakah kita masih ragu, bahwa jabatan Presiden, Gubernur, Bupati seluruh Indonesia harus direbut oleh partai-partai anda?. Begitu juga partai-partai anda harus merebut mayoritas anggota parlemen pada saat pemilihan nanti.

Para pimpinan partai Gerindra, PAN dan PKS,

Tanpa merebut pimpinan tertinggi dari eksekutif (Presiden) sulit sekali atau dapat dikatakan mustahil Indonesia dapat diselamatkan dari dekadensi moral, ekonomi dan penjajahan China seperti yang saya tuliskan diatas. Padahal untuk bisa mengikuti pilpres itu, diwajibkan mempunyai suara minimal 20% dari anggota parlemen. Itu berarti anda semua, harus bersumpah untuk setia dalam satu kesatuan sikap sampai dengan pilpres selesai. Karena bila salah satu dari anda tidak setuju, maka, JKW akan menjadi calon tunggal. Dan itu berarti kehancuran bagi Indonesia. Anda semua lah yang harus memikul dosa besar itu, bila hal tersebut sampai terjadi.

Para pimpinan partai yang terhormat,

Walaupun pilpres masih setahun lagi, tetapi pada hemat saya, sumpah setia diantara anda semua, harus dimulai secepatnya. Sehingga semua langkah secara terperinci dapat dipersiapkan jauh-jauh hari, demi memenangkan pilkada dan pilpres itu.

Para pimpinan partai yang terhormat,

Pada pemantauan saya diberbagai Medsos, yang bila saya artikan adalah suara rakyat, maka mayoritas umat Islam atau kita sebut golongan relijius nasionalis telah mengerucut pada satu nama yaitu TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur NTB, sebagai presiden. Sedangkan sebagian kecil umat Islam atau non Islam atau semuanya kita sebut sebagai golongan nasionalis relijius terbagi pada 2 nama yaitu Jendral Gatot Nurmantyo dan Letjen (Purn) Prabowo Subianto. Dengan hasil seperti itu menentukan pasangan capres dan cawapres perlu ditentukan secepatnya. Apakah TGB berpasangan dengan Gatot ataukah TGB berpasangan dengan Prabowo. Perlu kelegowoan dan  perhitungan politik yang akurat untuk menentukan pasangan tetap capres dan cawapres, siapa yang lebih pantas menjadi RI 1 dan RI 2.

Para pimpinan partai yang terhormat,

Demikianlah surat saya. Pada akhirnya saya ingatkan kembali bahwa harapan akan Indonesia yang makmur, berdaulat, dan mendapatkan ridho Allooh SWT, berada pada tangan saudara-saudara sekalian. Semoga Allooh SWT, memantapkan hati kita untuk tetap teguh dalam kebenaran, sampai dengan kematian itu menjemput kita semua. Aamiin yra.

Wassalaamu’alaikum Warrohmatulloohi Wabarokaatuh.

T. MUDWAL

Note    : Berikut saya lampirkan pula tulisan saya tentang LGBT. Tulisan yang pada hemat saya merupakan suatu tulisan yang paling komprehensif dalam menolak LGBT. Karena tulisan tersebut menolak LGBT berdasarkan ilmu kedokteran, ilmu sosial dan ilmu agama. Semoga tulisan itu dapat disebarluaskan untuk menjadi benteng dari para intelektual Indonesia dalam menghadapi LGBT.

Tembusan :

  1. Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  2. PP Muhammadiyah
  3. PBNU Tebu Ireng
  4. GNPF Ulama
  5. Front Pembela Islam (FPI)
  6. Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia (MIUMI)
  7. Ustadz Arifin Ilham
  8. Ustadz Abdul Somad
  9. Ustadz Adi Hidayat
  10. Ustadz Felix Siauw
  11. Ustadz Yusuf Mansur

Comments are closed.